9 Cara Merawat Vagina

Posted: Juni 25, 2011 in Uncategorized

1. Beberapa wanita memiliki kebiasaan untuk melakukan douching
(membersihkan vagina dengan menggunakan alat tertentu) usai masa
menstruasi. Alasannya? Agar darah kotor yang keluar saat menstruasi
bisa dibersihkan secara maksimal. Padahal, sesungguhnya menstruasi
adalah proses alami yang tidak kotor. Sebaiknya lakukan douching atas
rekomendasi dokter. Salah membersihkannya, malah bisa membunuh
bakteri baik yang sebenarnya dibutuhkan vagina.

2. Hindari kebiasaan menggunakan wewangian pada area intim. Hal ini
termasuk saat kita memilih pembalut tipis (panty liner). Sekarang banyak
ditemukan panty liner yang disertai wewangian, untuk menjaga aroma area
intim kewanitaan kita. Kemungkinan reaksi yang bisa terjadi setelahnya
adalah iritasi atau alergi. Untuk pemilik kulit sensitif, hindari pemakaian
cairan pelembut pakaian pada saat mencuci pakaian dalam. Sebaiknya
gunakan sabun yang lembut dan bebas aroma.

3. Jangan menggunakan panty liner sepanjang hari. Meskipun Anda rajin
menggantinya, hal ini mengakibatkan iritasi pada vagina. Kalau cairan
yang keluar dari area intim kewanitaan Anda sudah sangat berlebihan,
segera kunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin.

4. Sebaiknya jangan malas mengganti pembalut. Gunakanlah panty liner
pada “detik-detik terakhir” masa menstruasi. Setidaknya gantilah pembalut,
panty liner, atau tampon setiap 4 jam sekali. Usai buang air kecil, sebaiknya
Anda juga mengganti pembalut.

5. Kondisi iklim Indonesia yang lembap, membuat kita mudah berkeringat.
Lecet di area sekitar vagina karena gesekan biasa terjadi. Untuk mencegahnya,
kita sering memberi bedak tabur. Sebaiknya mulai sekarang jangan memberi
bedak pada daerah intim. Partikel lembut bedak bisa masuk ke vagina dan
menjadi penyebab munculnya kanker rahim.

6. Agar tampak langsing dari luar, banyak wanita memilih pakaian dalam yang
sangat ketat. Waspadalah, hal ini bisa menimbulkan jamur berkembang biak
pada area intim Anda. Sebaiknya jangan terlalu sering mengenakan pakaian
dalam superketat. Pilihlah pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang mudah
menyerap keringat.

7. Mandilah dengan menggunakan sabun yang lembut. Jangan pernah
menggosok area sekitar vagina dengan loofah atau sikat tubuh.

8. Lakukan hubungan intim yang aman. Maksudnya, cermati jika pasangan
Anda sedang mengidap penyakit kelamin seperti herpes atau lainnya. Dalam
kasus beberapa pasangan, suami mereka tidak sadar kalau sedang mengalami
penyakit berbahaya tersebut.

9. Periksalah alat kontrasepsi secara teratur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s